Padang — Komitmen memperkuat jejaring penjaminan mutu perguruan tinggi terus ditunjukkan IAIN Sultan Amai Gorontalo melalui partisipasi aktif dalam forum nasional penjaminan mutu. Sekretaris Lembaga Penjamin Mutu IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Andi Nurwati, mewakili lembaganya dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) LPM PTKIN se-Indonesia, yang berlangsung pada 27–30 April 2026 di Hotel Truntum Padang, Padang.
Penandatanganan nota kesepahaman tersebut menjadi salah satu agenda strategis dalam rangkaian Temu Nasional LPM PTKIN se-Indonesia Tahun 2026, yang mempertemukan pimpinan dan pengelola lembaga penjaminan mutu dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri di seluruh Indonesia.
MoU nasional ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi, kolaborasi, dan komitmen bersama antar-LPM PTKIN dalam pengembangan budaya mutu, penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), berbagi praktik baik, serta peningkatan kapasitas kelembagaan secara berkelanjutan.
Sebagai perwakilan IAIN Sultan Amai Gorontalo, kehadiran dan keterlibatan aktif Dr. Andi Nurwati dalam penandatanganan MoU tersebut menunjukkan komitmen institusi dalam mendukung penguatan tata kelola mutu berbasis kolaborasi nasional.
Kerja sama yang disepakati melalui MoU ini diharapkan menjadi payung bersama untuk mendorong pengembangan program kolaboratif antar-LPM PTKIN, meliputi pendampingan mutu, benchmarking, penguatan audit mutu internal, harmonisasi dokumen mutu, hingga pengembangan inovasi penjaminan mutu di lingkungan perguruan tinggi keagamaan.
Dr. Andi Nurwati menyampaikan bahwa penandatanganan MoU ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah strategis untuk memperkuat jejaring mutu nasional dan memperluas ruang kolaborasi antarlembaga.
“Kerja sama ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antar-LPM PTKIN dalam membangun sistem penjaminan mutu yang lebih kuat, adaptif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Partisipasi Lembaga Penjamin Mutu IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam kesepakatan nasional ini juga diharapkan semakin memperkokoh peran LPM sebagai motor penggerak budaya mutu di lingkungan kampus, sekaligus mendukung transformasi kelembagaan menuju perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing.
Melalui penandatanganan MoU LPM PTKIN se-Indonesia ini, IAIN Sultan Amai Gorontalo kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengambil bagian aktif dalam penguatan mutu pendidikan tinggi, baik pada level institusi maupun jejaring nasional.
