Gorontalo, 9 Juli 2026 – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Sultan Amai Gorontalo menggelar rapat rutin bulanan pada Kamis (9/7/2026) sebagai forum koordinasi dalam memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan menyusun langkah strategis peningkatan mutu institusi. Rapat yang berlangsung di ruang rapat LPM ini memusatkan pembahasan pada persiapan Workshop Akreditasi Internasional bagi program studi yang telah meraih predikat Akreditasi Unggul serta penyusunan rencana kegiatan LPM untuk periode 2026–2027.
Rapat dipimpin oleh Ketua LPM IAIN Sultan Amai Gorontalo dan dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan, Gugus Penjaminan Mutu (GPM), serta staf LPM. Kegiatan ini menjadi wadah untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan memastikan seluruh program peningkatan mutu dapat dilaksanakan secara terencana, sistematis, dan berkelanjutan.
Salah satu agenda utama yang menjadi fokus pembahasan adalah persiapan Workshop Akreditasi Internasional yang dirancang sebagai langkah strategis dalam mendampingi program studi berakreditasi Unggul menuju pengakuan mutu di tingkat internasional. Berbagai aspek teknis dan substansi dibahas secara komprehensif, mulai dari konsep kegiatan, penentuan narasumber, materi workshop, sasaran peserta, jadwal pelaksanaan, hingga mekanisme pendampingan bagi program studi yang akan mengikuti proses akreditasi internasional.
Workshop tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman sivitas akademika mengenai standar akreditasi internasional sekaligus memperkuat kesiapan program studi dalam memenuhi indikator mutu yang diakui secara global. Upaya ini sejalan dengan komitmen IAIN Sultan Amai Gorontalo untuk meningkatkan daya saing akademik, memperluas jejaring kerja sama internasional, serta mendorong terwujudnya budaya mutu yang berkelanjutan.
Selain membahas persiapan workshop, rapat juga menyusun rencana kegiatan LPM untuk periode 2026–2027. Program kerja yang dirancang meliputi pendampingan akreditasi program studi dan institusi, pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI), monitoring dan evaluasi implementasi standar mutu, penguatan budaya mutu, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, hingga pengembangan inovasi dalam sistem penjaminan mutu yang adaptif terhadap perkembangan kebijakan pendidikan tinggi.
Seluruh program tersebut disusun dengan mengacu pada Rencana Strategis (Renstra) institusi serta kebutuhan pengembangan mutu di tingkat program studi dan fakultas. Melalui perencanaan yang matang, LPM berharap setiap kegiatan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas tata kelola, pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan layanan akademik di lingkungan IAIN Sultan Amai Gorontalo.
Ketua LPM IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam arahannya menegaskan bahwa rapat rutin bulanan tidak hanya menjadi agenda koordinasi, tetapi juga menjadi media evaluasi dan perencanaan strategis dalam mengawal budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi.
“Program studi yang telah memperoleh Akreditasi Unggul perlu didorong untuk melangkah ke jenjang berikutnya, yaitu akreditasi internasional. Oleh karena itu, workshop yang sedang kita persiapkan harus mampu memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai standar internasional sekaligus menjadi awal dari pendampingan yang berkelanjutan. Di sisi lain, penyusunan program kerja 2026–2027 harus berorientasi pada peningkatan mutu yang terukur, inovatif, dan memberikan dampak nyata bagi pengembangan institusi,” ujar Ketua LPM.
Melalui rapat rutin bulanan ini, LPM IAIN Sultan Amai Gorontalo kembali menegaskan komitmennya sebagai penggerak utama penjaminan mutu institusi. Dengan perencanaan yang terarah, koordinasi yang solid, dan sinergi seluruh unit kerja, LPM optimistis berbagai program strategis yang telah dirancang dapat terlaksana secara efektif serta mendukung peningkatan mutu perguruan tinggi yang berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.
