IAIN Sultan Amai Gorontalo Gelar Rapat Tinjauan Manajemen Tahun 2021 untuk Memperkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal

Gorontalo — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo menyelenggarakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Tahun 2021 pada 17 November 2021, sebagai bagian dari upaya strategis memperkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di seluruh unit kerja. Kegiatan ini berlangsung di ruang senat dan dihadiri oleh jajaran pimpinan institusi, termasuk Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Lahaji, M.Ag., Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Dr. Syawaluddin, M.Si, Sekretaris LPM Dr. Muh. Rusli, M.Fil.I, para perwakilan Gugus Penjaminan Mutu Fakultas/Program Pascasarjana, serta unsur Auditor Mutu Internal dari berbagai unit akademik dan non-akademik.

Dalam sambutannya, Dr. Lahaji, M.Ag. menegaskan bahwa RTM merupakan forum penting untuk memastikan bahwa siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) berjalan secara utuh dan berkelanjutan. Beliau menekankan bahwa budaya mutu harus terus dikembangkan dan dikokohkan di seluruh lapisan institusi. “RTM ini adalah bagian dari komitmen kita untuk memastikan bahwa semua standar mutu yang telah ditetapkan benar-benar diimplementasikan. Evaluasi ini bukan sekadar meninjau apa yang sudah berjalan, tetapi bagaimana kita berkomitmen untuk perbaikan yang berkelanjutan,” ujar Rektor.

Sementara itu, Ketua LPM, Dr. Syawaluddin, M.Si, dalam pemaparannya menyampaikan hasil Audit Mutu Internal (AMI) yang telah dilaksanakan sebelumnya. Laporan tersebut mencakup berbagai aspek penjaminan mutu seperti pelaksanaan pembelajaran, penyusunan instrumen kurikulum, kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, pengelolaan dokumen mutu, serta tata kelola layanan administrasi akademik. Ia juga menjelaskan beberapa temuan penting yang membutuhkan tindak lanjut segera oleh masing-masing unit kerja agar kualitas layanan terus mengalami peningkatan.

Sekretaris LPM, Dr. Muh. Rusli, M.Fil.I, turut menegaskan bahwa RTM menjadi momentum kuat dalam mendorong konsistensi pelaksanaan SPMI di tingkat fakultas dan program studi. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara LPM, GPM/PS, dan unit-unit terkait dalam menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang komprehensif dan tepat sasaran. “RTM memberikan arah yang jelas bagi peningkatan mutu. RTL yang disusun nantinya akan menjadi pedoman bagi setiap unit untuk memperbaiki area yang belum optimal,” jelasnya.

Rapat kemudian dilanjutkan dengan diskusi panel yang diikuti oleh perwakilan Gugus Penjaminan Mutu Fakultas dan Program Pascasarjana. Masing-masing unit memaparkan capaian, perkembangan implementasi standar mutu, kendala yang ditemui selama audit, serta langkah inovatif yang telah dilakukan untuk meningkatkan performa akademik dan layanan. Unsur Auditor Mutu Internal juga memberikan masukan terkait penguatan metodologi audit, dokumentasi mutu, serta mekanisme evaluasi berkelanjutan.

Dalam diskusi tersebut, beberapa isu strategis yang mengemuka antara lain optimalisasi pembelajaran berbasis teknologi, penguatan akreditasi program studi, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, serta perbaikan sistem administrasi berbasis digital. Seluruh masukan dan rekomendasi yang muncul dirangkum oleh LPM untuk menjadi dasar penyusunan RTL yang akan ditindaklanjuti oleh seluruh fakultas dan unit kerja.

Pelaksanaan RTM Tahun 2021 ini menjadi bukti komitmen IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam membangun budaya mutu yang kokoh, adaptif, dan berkelanjutan. Dengan adanya evaluasi menyeluruh dan penyusunan langkah strategis berbasis data, institusi berharap mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperkuat tata kelola, serta memaksimalkan capaian Tri Dharma Perguruan Tinggi.

IAIN Sultan Amai Gorontalo melalui LPM menargetkan peningkatan mutu secara signifikan pada tahun-tahun mendatang, seiring dengan komitmen seluruh unit untuk terus menjaga konsistensi dan kualitas implementasi SPMI. RTM ini diharapkan menjadi pijakan kuat bagi institusi dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis dan kompetitif.