Gorontalo, 17 Juli 2026 – LPM IAIN Sultan Amai Gorontalo mendampingi pelaksanaan Sosialisasi dan Simulasi Aplikasi Generate RPS Berbasis Validasi yang diselenggarakan bekerja sama dengan PT. Hirzan Prima Cipta pada Jumat (17/7/2026) di Aula Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Sultan Amai Gorontalo. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua dan Sekretaris Program Studi, Ketua dan Sekretaris Gugus Penjaminan Mutu (GPM) Fakultas, Tim Penjaminan Mutu (TPM) Program Studi, serta seluruh dosen di lingkungan IAIN Sultan Amai Gorontalo.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang selaras dengan implementasi Outcome-Based Education (OBE) sekaligus mendukung sistem penjaminan mutu akademik melalui pemanfaatan teknologi digital. Melalui pendampingan yang dilakukan LPM, peserta memperoleh pemahaman mengenai penggunaan aplikasi Generate RPS berbasis validasi untuk menghasilkan dokumen RPS yang lebih sistematis, terstandar, dan tervalidasi secara digital.
Dalam sosialisasi dan simulasi tersebut, narasumber dari PT. Hirzan Prima Cipta memaparkan alur penggunaan aplikasi, mulai dari penyusunan RPS, proses validasi dokumen, hingga pemanfaatan tanda tangan digital dan stempel resmi program studi sebagai bagian dari mekanisme pengesahan dokumen pembelajaran. Peserta juga mengikuti simulasi secara langsung menggunakan laptop masing-masing sehingga dapat memahami setiap tahapan penggunaan aplikasi secara praktis.
LPM IAIN Sultan Amai Gorontalo mendampingi kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen dalam memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), khususnya pada pengembangan standar proses pembelajaran yang terdokumentasi dengan baik. Digitalisasi penyusunan dan validasi RPS diharapkan mampu meningkatkan efisiensi administrasi akademik, mempercepat proses validasi dokumen, serta menjamin kesesuaian RPS dengan capaian pembelajaran lulusan dan kurikulum berbasis OBE.
Ketua LPM IAIN Sultan Amai Gorontalo menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi dalam penyusunan RPS merupakan langkah strategis untuk mendukung transformasi digital di lingkungan perguruan tinggi.
“Implementasi aplikasi Generate RPS berbasis validasi merupakan inovasi yang dapat meningkatkan kualitas penyusunan dokumen pembelajaran sekaligus memperkuat budaya mutu akademik. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh program studi mampu menghasilkan RPS yang terstandar, terdokumentasi secara digital, dan selaras dengan prinsip Outcome-Based Education sehingga mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di IAIN Sultan Amai Gorontalo,” ujarnya.
Selain memperkenalkan aplikasi, kegiatan ini juga menjadi forum diskusi antara dosen, pengelola program studi, Gugus Penjaminan Mutu, dan Tim Penjaminan Mutu untuk menyamakan persepsi mengenai penyusunan RPS yang berkualitas. Berbagai masukan dan pengalaman peserta menjadi bagian penting dalam penyempurnaan implementasi aplikasi agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh program studi.
Melalui kegiatan ini, LPM IAIN Sultan Amai Gorontalo mendampingi transformasi pengelolaan dokumen pembelajaran menuju sistem yang lebih modern, efektif, dan akuntabel. Sinergi antara LPM, program studi, dan mitra pengembang aplikasi diharapkan mampu mempercepat implementasi Kurikulum OBE, memperkuat sistem penjaminan mutu akademik, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan di lingkungan IAIN Sultan Amai Gorontalo.

