Gorontalo – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo menyelenggarakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Tahun 2023 sebagai rangkaian penting dalam implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Kegiatan yang dilaksanakan pada 28 November 2023 ini menjadi momentum strategis bagi institusi untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian standar mutu, sekaligus menetapkan langkah penguatan tata kelola di tahun berikutnya.
RTM Tahun 2023 dihadiri oleh Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Zulkarnain Suleman, M.Hi, didampingi oleh para unsur pimpinan institut, seluruh Dekan Fakultas, Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Dr. H. Ajub Ishak, M.A, Sekretaris LPM Moh. Ihsan Husnan, S.Ag., M.Si, Gugus Penjaminan Mutu Fakultas (GPMF), serta Auditor Mutu Internal (AMI). Kehadiran seluruh pemangku kepentingan mutu ini menunjukkan keseriusan institusi dalam membangun budaya mutu yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa RTM merupakan elemen penting dalam memastikan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) berjalan efektif dan berdampak nyata. “Rapat Tinjauan Manajemen bukan sekadar agenda tahunan, tetapi wujud komitmen kita dalam mengawal mutu secara sistematis dan terpadu. Evaluasi ini harus menghasilkan rekomendasi konkret yang memperkuat tata kelola akademik dan non-akademik,” ujarnya. Beliau juga menambahkan bahwa tantangan pendidikan tinggi ke depan membutuhkan kesiapan institusi dalam membangun sistem mutu yang adaptif dan responsif terhadap perubahan.
Agenda rapat dilanjutkan dengan pemaparan hasil Audit Mutu Internal (AMI) oleh para auditor. Laporan tersebut memuat temuan lapangan, ketidaksesuaian, analisis akar penyebab, serta rekomendasi penyempurnaan. Data AMI menjadi bahan diskusi strategis bagi pimpinan fakultas dan unit kerja dalam merumuskan langkah tindak lanjut yang tepat sasaran. Auditor menekankan pentingnya konsistensi dokumentasi, efisiensi proses, serta peningkatan kompetensi pengelola mutu di setiap unit.
Ketua LPM, Dr. H. Ajub Ishak, M.A, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa RTM memiliki peran sebagai forum evaluasi tertinggi dalam pelaksanaan SPMI. Ia menekankan bahwa LPM akan terus memperkuat mekanisme monitoring dan pendampingan kepada seluruh unit kerja. “RTM Tahun 2023 menjadi momentum evaluatif untuk memastikan bahwa standar mutu telah berjalan dengan baik. Kami mendorong seluruh unit untuk memperbaiki kelemahan dan mempertahankan praktik baik yang telah berjalan,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris LPM, Moh. Ihsan Husnan, S.Ag., M.Si, menggarisbawahi perlunya penguatan tindak lanjut hasil audit secara sistematis. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan peningkatan mutu sangat bergantung pada keseriusan unit dalam mengimplementasikan rekomendasi yang diberikan. “Setiap temuan harus ditindak dengan rencana aksi yang jelas, terukur, dan dapat dimonitor. Tanpa komitmen ini, peningkatan mutu tidak akan optimal,” tuturnya.
Diskusi interaktif mengisi jalannya rapat, melibatkan para Dekan, Direktur Pascasarjana, GPMF, serta auditor. Berbagai masukan, klarifikasi, dan strategi penguatan mutu dibahas secara komprehensif. Kolaborasi lintas unit ini merupakan modal penting untuk memastikan mutu menjadi budaya yang hadir dalam setiap aspek pengelolaan institut.
Dengan terselenggaranya Rapat Tinjauan Manajemen Tahun 2023 pada 28 November 2023, IAIN Sultan Amai Gorontalo kembali meneguhkan komitmennya dalam membangun sistem penjaminan mutu yang kuat, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan daya saing. RTM tahun ini diharapkan menjadi pijakan strategis bagi penyusunan kebijakan dan program penguatan mutu di tahun-tahun berikutnya, demi mewujudkan tata kelola pendidikan tinggi yang unggul, berintegritas, dan responsif terhadap perkembangan zaman.
