Parepare, 22 September 2026 – LPM UIN Sultan Amai Gorontalo bersama Tim Task Force melaksanakan benchmarking di Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare pada Selasa, 22 September 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh wawasan dan pengalaman mengenai Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), khususnya dalam penyelenggaraan dan pengelolaannya di lingkungan perguruan tinggi.
Dalam kegiatan tersebut, delegasi LPM UIN Sultan Amai Gorontalo bersama Tim Task Force diterima dan didampingi secara langsung oleh Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare, Dr. Ahdar, S.Ag., S.Sos., M.Pd.I. Penyambutan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan pertukaran informasi dan pengalaman mengenai implementasi RPL.
Benchmarking difokuskan pada pembelajaran mengenai pelaksanaan RPL di Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare. Melalui kegiatan ini, LPM bersama Tim Task Force UIN Sultan Amai Gorontalo berkesempatan memperoleh gambaran mengenai berbagai aspek yang berkaitan dengan RPL sebagai bahan referensi dalam mempersiapkan dan mengembangkan penyelenggaraan RPL di lingkungan UIN Sultan Amai Gorontalo.
Rekognisi Pembelajaran Lampau merupakan mekanisme pengakuan atas pembelajaran yang telah diperoleh seseorang sebelumnya melalui pendidikan formal, nonformal, informal, dan/atau pengalaman kerja yang relevan. Karena itu, penyelenggaraannya membutuhkan mekanisme yang terstruktur serta proses asesmen yang dapat dipertanggungjawabkan.
Ketua LPM UIN Sultan Amai Gorontalo, Mukrimin, Grad.Dipl., MA.Gov., Ph.D., menyampaikan bahwa benchmarking menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran kelembagaan, khususnya dalam mempersiapkan implementasi RPL.
“Benchmarking ini menjadi kesempatan bagi LPM bersama Tim Task Force untuk belajar secara langsung mengenai penyelenggaraan RPL di Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare. Pengalaman dan informasi yang diperoleh akan menjadi referensi bagi kami dalam mempersiapkan mekanisme RPL di UIN Sultan Amai Gorontalo agar dapat dilaksanakan secara terarah dan tetap memperhatikan aspek mutu,” ujar Mukrimin, Grad.Dipl., MA.Gov., Ph.D.
Sementara itu, Dr. Ahdar, S.Ag., S.Sos., M.Pd.I., selaku Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare, menyambut baik kegiatan benchmarking yang dilakukan LPM UIN Sultan Amai Gorontalo bersama Tim Task Force. Pendampingan secara langsung dalam kegiatan tersebut menjadi ruang untuk berbagi pengalaman dan informasi terkait penyelenggaraan RPL.
Diskusi dan pertukaran pengalaman dalam kegiatan benchmarking diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada LPM dan Tim Task Force UIN Sultan Amai Gorontalo mengenai aspek-aspek yang perlu dipersiapkan dalam penyelenggaraan RPL. Informasi yang diperoleh selanjutnya dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan mekanisme dan dokumen pendukung RPL di lingkungan universitas.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring kerja sama dan pertukaran praktik baik antarlembaga perguruan tinggi. Melalui kunjungan langsung dan dialog dengan pihak Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare, LPM UIN Sultan Amai Gorontalo dapat memperoleh referensi yang relevan untuk mendukung pengembangan layanan akademik berbasis pengakuan pembelajaran sebelumnya.
Melalui kegiatan tersebut, LPM UIN Sultan Amai Gorontalo bersama Tim Task Force melaksanakan benchmarking RPL di Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare sebagai bagian dari proses pembelajaran dan penguatan persiapan implementasi Rekognisi Pembelajaran Lampau. Hasil benchmarking diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan mekanisme RPL yang terstruktur, transparan, dan berorientasi pada mutu di UIN Sultan Amai Gorontalo.



