LPM UIN Sultan Amai Gorontalo Bersama Task Force Laksanakan Benchmarking ke LSP Universitas Hasanuddin

Makassar, 21 September 2026 – LPM UIN Sultan Amai Gorontalo bersama Tim Task Force melaksanakan benchmarking ke Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Hasanuddin pada Senin, 21 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula LSP Universitas Hasanuddin tersebut menjadi bagian dari upaya UIN Sultan Amai Gorontalo untuk memperoleh wawasan dan referensi mengenai penyelenggaraan serta pengelolaan Lembaga Sertifikasi Profesi.

Delegasi LPM UIN Sultan Amai Gorontalo bersama Tim Task Force diterima secara langsung oleh Ir. Mukti Ali, S.T., M.T., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., bersama jajaran staf LSP Universitas Hasanuddin. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialog dan pertukaran informasi mengenai pengelolaan LSP di lingkungan perguruan tinggi.

Benchmarking ini secara khusus diarahkan untuk memberikan kesempatan kepada LPM dan Tim Task Force UIN Sultan Amai Gorontalo mempelajari pengalaman LSP Universitas Hasanuddin dalam menjalankan fungsi sertifikasi profesi. Berbagai informasi yang diperoleh menjadi bahan referensi untuk memahami aspek kelembagaan, tata kelola, serta pelaksanaan sertifikasi profesi.

Dalam kegiatan tersebut, delegasi UIN Sultan Amai Gorontalo melakukan diskusi bersama pengelola LSP Universitas Hasanuddin. Pembahasan diarahkan pada pengalaman dan praktik pengelolaan LSP yang telah diterapkan, sehingga peserta benchmarking memperoleh gambaran mengenai berbagai aspek yang perlu dipersiapkan dalam penyelenggaraan sertifikasi profesi.

Ketua LPM UIN Sultan Amai Gorontalo, Mukrimin, Grad.Dipl., MA.Gov., Ph.D., menyampaikan bahwa benchmarking menjadi kesempatan penting bagi LPM dan Tim Task Force untuk memperoleh pembelajaran langsung dari lembaga yang telah menyelenggarakan pengelolaan sertifikasi profesi.

“Kegiatan benchmarking ini merupakan kesempatan bagi LPM bersama Tim Task Force UIN Sultan Amai Gorontalo untuk belajar secara langsung mengenai pengelolaan Lembaga Sertifikasi Profesi di Universitas Hasanuddin. Berbagai pengalaman dan informasi yang kami peroleh diharapkan dapat menjadi referensi dalam memahami kebutuhan, mekanisme, dan tata kelola LSP yang sesuai dengan kebutuhan perguruan tinggi,” ujar Mukrimin, Grad.Dipl., MA.Gov., Ph.D.

Sementara itu, Ir. Mukti Ali, S.T., M.T., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., bersama staf LSP Universitas Hasanuddin menerima delegasi dan memberikan penjelasan mengenai pengalaman pengelolaan LSP. Diskusi tersebut menjadi ruang berbagi informasi antara kedua institusi sekaligus memperluas jejaring kelembagaan dalam bidang pengembangan kompetensi dan sertifikasi profesi.

Bagi UIN Sultan Amai Gorontalo, kegiatan benchmarking ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai penyelenggaraan LSP serta aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam pengembangannya. Pengetahuan yang diperoleh selanjutnya dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan langkah dan strategi pengembangan sesuai dengan kebutuhan institusi.

Kegiatan ini juga memperkuat semangat kolaborasi dan pertukaran praktik baik antarlembaga di lingkungan perguruan tinggi. Melalui interaksi langsung dengan pengelola LSP Universitas Hasanuddin, LPM dan Tim Task Force UIN Sultan Amai Gorontalo dapat memperluas wawasan mengenai penyelenggaraan sertifikasi profesi.

Melalui kegiatan tersebut, LPM UIN Sultan Amai Gorontalo bersama Tim Task Force melaksanakan benchmarking ke LSP Universitas Hasanuddin sebagai bagian dari upaya memperoleh referensi dan memperkuat pemahaman mengenai tata kelola Lembaga Sertifikasi Profesi. Hasil benchmarking diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran dalam mendukung pengembangan sistem sertifikasi profesi yang relevan dengan kebutuhan UIN Sultan Amai Gorontalo.

Bagikan ke: