LPM UIN Sultan Amai Gorontalo Perkuat Internasionalisasi Kampus melalui THE Impact Rankings 2026 Berbasis SDGs

GORONTALO – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Amai Gorontalo menyiapkan strategi penguatan internasionalisasi kampus melalui partisipasi berkelanjutan dalam Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2026. Strategi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya saing perguruan tinggi di tingkat global sekaligus memperkuat kontribusi institusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Ketua LPM UIN Sultan Amai Gorontalo, Mukrimin, Grad Dipl. M.A.Gov., Ph.D., menegaskan bahwa partisipasi dalam pemeringkatan internasional harus menjadi bagian dari transformasi kelembagaan yang berorientasi pada peningkatan mutu dan dampak nyata bagi masyarakat.

“Partisipasi dalam THE Impact Rankings bukan sekadar upaya memperoleh pengakuan internasional, melainkan momentum untuk memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan produktivitas akademik, serta memastikan bahwa seluruh aktivitas tridarma perguruan tinggi memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan. Kami ingin mendorong UIN Sultan Amai Gorontalo agar mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan standar akademik dan agenda pembangunan global,” ungkap Mukrimin.

THE Impact Rankings merupakan pemeringkatan global yang mengukur kontribusi perguruan tinggi terhadap pencapaian 17 tujuan pembangunan berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Penilaian mencakup empat bidang utama, yaitu penelitian (research), pengelolaan kelembagaan (stewardship), keterlibatan masyarakat (outreach), dan pendidikan (teaching).

Dalam metodologinya, THE memberikan bobot 22 persen untuk SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Sementara itu, tiga SDGs dengan capaian terbaik dari masing-masing perguruan tinggi memperoleh bobot sebesar 26 persen. Skema tersebut menunjukkan pentingnya kemitraan dan konsistensi kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.

Berdasarkan dokumen strategis yang disusun LPM UIN Sultan Amai Gorontalo tahun 2026, terdapat empat tujuan pembangunan berkelanjutan yang menjadi fokus penyelarasan program institusi. Keempatnya meliputi SDG 17 (Partnerships for the Goals), SDG 4 (Quality Education), SDG 5 (Gender Equality), dan SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions).

Pemilihan fokus tersebut mencerminkan komitmen UIN Sultan Amai Gorontalo dalam memperkuat akses pendidikan berkualitas, mendorong kesetaraan gender, membangun tata kelola kelembagaan yang transparan, serta memperluas kemitraan lintas sektor dan internasional. Fokus ini juga mempertegas peran perguruan tinggi Islam dalam menghubungkan nilai-nilai keislaman dengan persoalan sosial, pendidikan, keadilan, dan pembangunan masyarakat.

Pada bidang penelitian, LPM mendorong peningkatan produktivitas publikasi ilmiah yang relevan dengan agenda SDGs. Salah satu strategi yang dikembangkan ialah memperluas kolaborasi penelitian internasional dan meningkatkan publikasi bersama akademisi dari berbagai negara, khususnya pada jurnal terindeks Scopus dan Web of Science. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kontribusi akademik sekaligus meningkatkan visibilitas penelitian UIN Sultan Amai Gorontalo di tingkat global.

Dari aspek pengelolaan kelembagaan, penguatan konsep Green Campus menjadi salah satu agenda yang mendapat perhatian. Implementasinya mencakup efisiensi penggunaan energi, pengurangan sampah plastik, daur ulang air, dan pengadaan barang serta jasa yang berkelanjutan. Selain itu, penguatan kebijakan nondiskriminasi, transparansi tata kelola, dan dukungan terhadap kesetaraan di lingkungan kampus menjadi bagian dari upaya membangun institusi yang inklusif dan bertanggung jawab.

Sementara itu, kontribusi terhadap masyarakat diarahkan melalui penguatan program pengabdian berbasis SDGs, termasuk KKN Tematik yang berorientasi pada penyelesaian persoalan pembangunan daerah. Isu seperti ekologi pesisir dan kemiskinan perdesaan menjadi contoh permasalahan yang dapat memperoleh perhatian melalui keterlibatan akademisi dan mahasiswa. UIN Sultan Amai Gorontalo juga diarahkan untuk memperluas peran akademik dalam memberikan rekomendasi kebijakan pembangunan berkelanjutan kepada pemerintah daerah melalui pengembangan pusat kajian SDGs.

Untuk memastikan keberlanjutan strategi tersebut, LPM merumuskan tiga tahapan pengembangan kelembagaan. Tahap pertama berfokus pada penyelarasan kebijakan dan penguatan tata kelola data melalui pembentukan tim khusus SDGs, pemetaan capaian institusi terhadap 17 tujuan pembangunan berkelanjutan, serta penyediaan dokumen kebijakan yang dapat diakses publik.

Tahap kedua diarahkan pada integrasi SDGs dalam penelitian dan kurikulum pendidikan, pemberian dukungan terhadap penelitian berbasis SDGs, serta pengembangan kemitraan strategis dengan perguruan tinggi internasional, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat. Selanjutnya, tahap ketiga menitikberatkan pada penguatan reputasi global melalui pelaporan tahunan, penyelenggaraan konferensi internasional, dan kolaborasi dengan perguruan tinggi Islam negeri yang telah memiliki pengalaman dalam THE Impact Rankings.

Sebagai tolok ukur pencapaian, dokumen strategis LPM menetapkan sejumlah indikator kinerja utama. Indikator tersebut mencakup peningkatan minimal 20 persen publikasi ilmiah terindeks Scopus setiap tahun pada bidang SDGs yang menjadi prioritas, pemenuhan 100 persen dokumen kebijakan yang dapat diverifikasi dan diakses publik, serta pengembangan sedikitnya tiga kemitraan internasional aktif setiap tahun yang berkontribusi langsung terhadap pencapaian SDGs.

Strategi ini juga menempatkan penguatan tata kelola data dan dokumentasi sebagai prioritas. Seluruh unit kerja perlu mengembangkan sistem pengumpulan data dan bukti kinerja yang terintegrasi agar setiap kebijakan, kegiatan penelitian, proses pendidikan, dan program pengabdian masyarakat dapat terdokumentasi secara sistematis serta memenuhi indikator penilaian internasional.

Melalui langkah tersebut, LPM UIN Sultan Amai Gorontalo berupaya membangun fondasi kelembagaan yang lebih produktif, transparan, inklusif, dan berorientasi pada dampak. Partisipasi dalam THE Impact Rankings 2026 diharapkan tidak hanya memperluas pengakuan internasional, tetapi juga memperkuat peran UIN Sultan Amai Gorontalo sebagai perguruan tinggi Islam yang berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal, nasional, dan global.

Bagikan ke: